Buku ini menghadirkan perspektif baru dalam historiografi pendidikan Islam di Indonesia dengan menggeser fokus dari kajian yang selama ini normatif, lembaga-sentris, dan elit-sentris menuju pendekatan sejarah sosial (history from below). Pendidikan Islam ditegaskan tidak lahir di ruang hampa, melainkan tumbuh dan berkembang melalui interaksi dialektis dengan tatanan sosial, budaya, ekonomi, serta politik masyarakat. Dalam kerangka ini, kawasan pesisir dan jaringan maritim diposisikan sebagai laboratorium sosial serta panggung utama tempat peradaban Islam disemai, ditransmisikan, dan diperbarui.
Buku ini menawarkan pemahaman yang utuh dan integratif bahwa kemajuan peradaban Islam di Nusantara tidak lepas dari kosmopolitanisme pesisir. Buku ini menjadi rujukan penting bagi akademisi, peneliti, pendidik, dan masyarakat umum yang ingin memahami bagaimana pendidikan Islam senantiasa bertransformasi dan merespons dinamika zaman tanpa kehilangan karakter dasarnya.






Reviews
There are no reviews yet.