Mengajar bahasa Jawa kepada generasi digital saat ini bukanlah sekadar rutinitas mentransfer kosakata, tata bahasa, atau sejarah usang. Tantangan terbesarnya terletak pada satu kata: relevansi. Bagaimana kita bisa meyakinkan peserta didik SMA bahwa bahasa dan budaya ibu mereka bukanlah peninggalan masa lalu, melainkan instrumen yang sangat relevan dan powerful untuk memahami dan merespons kompleksitas dunia modern? Keresahan pedagogis inilah yang menjadi titik awal perjalanan panjang penulisan buku ini.
Buku “Model Pembelajaran Bahasa Jawa Berbasis Proyek Kolaborasi” lahir dari upaya untuk menjembatani jurang antara pelestarian tradisi dan tuntutan kompetensi abad ke-21. Selama ini, pembelajaran bahasa daerah sering kali terjebak pada hafalan dan rutinitas yang kurang bermakna. Oleh karena itu, penulis menawarkan sebuah desain instruksional alternatif yang menggeser paradigma belajar dari surface learning (pembelajaran dangkal) menuju deep learning (pembelajaran mendalam).
Melalui buku ini memaparkan bagaimana bahasa Jawa dapat diintegrasikan secara elegan dengan mata pelajaran lain seperti Sosiologi, Geografi, Informatika, hingga Kewirausahaan dalam sebuah proyek kolaboratif yang autentik. Pembaca akan dipandu mulai dari rasionalitas filosofis, anatomi model secara teoretis, hingga panduan implementasi langkah demi langkah di dalam kelas. Kami merancang buku ini agar tidak hanya kuat secara konseptual, tetapi juga membumi dan siap dieksekusi oleh para guru di lapangan.






Reviews
There are no reviews yet.